Definisi
Bilirubin adalah pigmen oranye-kuning, yang dihasilkan dari pemecahan heme (komponen dari hemoglobin), yang ditemukan dalam sel-sel darah merah.
Berdasarkan sifat reaksi kimianya, ada 2 bentuk bilirubin yaitu :
  • Bilirubin indirek atau Bilirubin tak terkonjugasi yaitu Bilirubin yang masuk ke hati
  • Bilirubin direk atau Biliribun terkonjugasi yaitu Bilirubin yang masuk empedu dan melewati hati ke usus kecil, dipecah oleh bakteri dan akhirnya terbawa dalam tinja (pemecahan bilirubin memberikan warna coklat khas pada feses)
  • Gabungan dari keduanya disebut Bilirubin Total
    Jika ada kenaikan kadar bilirubin dalam darah, maka kemungkinan akan muncul warna kekuningan di kulit dan / atau bagian putih mata.
    Bilirubin indirek dapat meningkat, pada hemolysis, atau bila hati tidak dapat memproses bilirubin (penyakit hati seperti sirosis atau riwayat keluarga), Anemia Hemolitik, hemolytic disease of the newborn, hiperbilirubinemia neonatus, reaksi transfusi
    Bilirubin direk dapat meningkat bila hati mampu memproses bilirubin, tetapi tidak mampu masuk ke empedu untuk dibuang, hal ini bisa dijumpai pada hepatitis akut atau penyumbatan saluran empedu.
    Peningkatan kadar bilirubin total dan bilirubin indirek, relatif umum pada bayi baru lahir dalam beberapa hari pertama setelah lahir ("jaundice fisiologis bayi baru lahir")
    Sampel
    Serum, Plasma
    Jadwal
    Setiap hari
    Nilai Rujukan
     Bilirubin Direk : ≤ 0,2      mg/dL
     Bilirubin Indirek 0,1 - 1,0 mg/dL
     Bilirubin Total   
                      1 hari <  6        mg/dL
                      2 hari : <  7        mg/dL
                   3-5 hari : <12        mg/dL
       6 hari-17 tahun  0,1 - 1,0 mg/dL 
                >17 tahun ≤ 1,2      mg/dL
    Stabilitas Sampel
  • 15 - 25°C
  • : 2 hari
  • 2 - 8°C
  • : 7 hari
  • (-15) - (-25)°C
  • : 6 bulan
    Manfaat
  • Untuk mengevaluasi fungsi hati seseorang
  • Untuk membantu mendiagnosa anemia hemolitik yang disebabkan oleh hancurnya RBC/Eritrosit
  • Untuk monitoring penyakit kuning pada bayi.
  • Referensi
  • PDS Patklin 2004