Adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B (VHB). Cara penularan penyakit ini dapat melalui darah (penggunaan jarum suntik yang terinfeksi VHB, transfusi darah ) atau hubungan seksual dengan penderita Hepatitis B.

Gejala yang sering muncul antara lain: badan terasa hangat (sumer), lemas, letih, lesu, dan kadang mual. Sering juga terjadi tanpa gejala.

Berikut pemeriksaan laboratorium untuk skrining awal Hepatitis B

  1. SGOT dan SGPT
    Pemeriksaan enzimatik yang digunakan untuk mengetahui adanya gangguan fungsi hati
  2. HBs Ag Kualitatif
    Hepatitis B surface antigen (HBs Ag) secara kualitatif merupakan pemeriksaan awal untuk mendeteksi adanya infeksi oleh virus hepatitis B.
  3. Anti-HBs
    Pemeriksaan yang bermanfaat untuk mendeteksi adanya antibody atau kekebalan terhadap virus Hepatitis B.
  4. Anti-HBc
    Merupakan pemeriksaan yang bermanfaat untuk mendeteksi adanya antibody terhadap antigen bagian inti atau core dari virus Hepatitis B. Anti-HBc juga merupakan penanda pada masa “jendela” (window period) yaitu masa dimana HBsAg sudah menghilang namun anti-HBs belum terdeteksi.

infeksi virus hepatitis b

Share on FacebookEmail this to someoneShare on Google+Tweet about this on TwitterPrint this page
135 views

2017 © Copyright

For emergency cases        +62 31 502 0552