Parahita Diagnostic Centre, Berpangalaman belasan tahun dengan ratusan tenaga ahli berpengalaman, siap memberikan pelayanan terbaik untuk anda yang membutuhkan pemeriksaan Adiponektin di kota surabaya,sidoarjo,gresik,jember,banyuwangi,solo,yogyakarta,bandung,bekasi,jakarta,tangerang,makassar,malang , apa itu Adiponektin?, Kita ikuti pemaparannya dibawah.

 

Saat ini obesitas sudah menjadi epidemik baik pada anak-anak maupun dewasa. Obesitas didefinisikan sebagai kelebihan lemak tubuh. Obesitas biasanya dinilai dengan cara menghitung Body Mass Index (BMI) dengan menggunakan rumus Berat Badan (Kg) dibagi Tinggi Badan dalam kwadrat (M2). Dikatakan obesitas bila BMI > 30 kg/m2.

 

Pada saat ini obesitas sudah menjadi epidemik baik pada Obesitas berkaitan erat dengan faktor risiko sindrom metabolik yaitu kumpulan faktor-faktor risiko metabolik yang saling berhubungan dan secara langsung memicu berkembangnya penyakit kardiovaskular (PKV). Pasien dengan sindrom metabolik memiliki peningkatan risiko mengalami diabetes tipe 2 (T2DM), dislipidemia aterogenik, peningkatan tekanan darah (hipertensi) dan peningkatan konsentrasi glukosa plasma (insulin resistance). Orang obesitas mempunyai risiko mengalami terkena PKV 1,5-2 x dari orang yang tidak obesitas dan antara 15-20 % dari seluruh kasus PKV.

 

Pada saat ini obesitas sudah menjadi epidemik baik pada Saat ini telah dikenal pemeriksaan adiponektin yang telah dibuktikan melalui suatu penelitian secara bermakna dapat membedakan ada tidaknya faktor risiko sindrom metabolik.

 

Pada saat ini obesitas sudah menjadi epidemik baik pada Adiponektin dikenal juga sebagai Adipocyte Complement Related Protein sebesar 30 K Da (ARCP 30, Adipo Q, apMI & GBP28). Berperan penting pada proses metabolisme termasuk regulasi glukosa, katabolisme asam lemak. Selain itu juga mempunyai efek anti inflamasi pada dinding sel pembuluh darah. Produksi & sekresinya dirangsang oleh Insuline Like Growth Factor-1 (IGF-1) dan akurasi Peroxisome Proliferata Activated Receptor Gamma (PPAR-g). Konsentrasinya diturunkan oleh tumor Necrosis Factor a (TNF-a), glukokortikoid, agonis adrenergic b & CAMP. Dalam aliran darah kadar adiponektin lebih besar dibandingkan adipokin lainnya yaitu 0,01 % dari kadar protein total (5-10mg/ml). Jadi peran adiponektin dikenal sebagai penekan kekacauan metabolisme yang menyebabkan T2DM, Obesitas, atherosclerosis & perlemakan hati yang non alkoholik.

 

Pada saat ini obesitas sudah menjadi epidemik baik pada Pengukuran kadar adiponektin dapat dipakai sebagai parameter untuk memprediksi adanya faktor risiko T2DM, PKV, dan sebagai indikator yang potensial keadaan-keadaan yang mendasari penyakit akibat komplikasi sindrom metabolik.

 

EFEK METABOLISME

 

Adiponektin mempengaruhi :

 

  • Fluktuasi Glukosa :

. gluconeogenesis

. glucose uptake

 

  • Katabolisme lemak :

. b-oksidasi

. Bersihan trigliserida

. Disfungsi endotel

 (Penting pada pembentukan atherosclerosis)

. Sensitivitas insulin

. Penurunan Berat Badan

. Fluktuasi Glukosa

 

Peranan adiponektin meningkatkan sensivitas glukosa dengan meningkatkan penggunaan glukosa di hati yang diikuti dengan penurunan kadar asam lemak bebas. Jadi adiponektin berperan pada proses homeostasis glukosa.

 

. Katabolisme lemak

Beberapa penelitian melaporkan adanya korelasi negative antara adiponektin dengan trigliserida dan rasio kolesterol total terhadap HDL serta berkorelasi positif dengan kolesterol HDL. Adiponektin berperan meningkatkan oksidasi asam lemak dalam sirkulasi dan di otot skeletal melalui aktivasi AMP kinase.

 

. Disfungsi Endotel

Pada keadaan hipoadiponektinemia, risiko PKV akan meningkat. Hasil beberapa penelitian menduga bahwa adiponektin secara langsung berperan dalam terjadinya disfungsi endotel & hipertensi. Adiponektin disini bersifat anti aterogenik melalui penekanan reseptor inflamasi pada endotel, menghambat proliferasi otot polos pada pembuluh darah, menghambat perubahan ekspresi molekul adhesi monosit mungkin melalui TNF. Dimana semuanya ini menyebabkan keadaan disfungsi endotel.

 

. Sensitivitas Insulin

Adiponektin kadarnya rendah pada keadaan insuline resistance. pada suatu penelitian dikatakan kadar adiponektin plasma menurun pada obesitas dan insuline resistance. Pada otot skeletal, adiponektin meningkatkan fosforilasi reseptor insulin sehingga sensitivitas insulin meningkat. Oleh karena itu adiponektin berperan penting dalam regulasi homeostasis energi dan sensitivitas insulin.

 

. Penurunan Berat Badan

Kadar adiponektin dalam plasma berbanding terbalik dengan BMI. Pada hipoadiponektin memiliki risiko lebih tinggi terhadap sindrom metabolik. Dengan demikian penentuan konsentrasi adiponektin dapat mendeteksi ada tidaknya faktor risiko terjadinya sindrom metabolik.

 

Kesimpulan :

 

Pada saat ini telah dikenal suatu pemeriksaan yang dapat mendeteksi ada tidaknya faktor risiko sindrom metabolik, yaitu Adiponektin.

 

Adiponektin merupakan indikator yang baik untuk memperkirakan terjadinya komplikasi dengan Sindrom Metabolik

 

sangat direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan tes Adiponektin jika anda mengalami gejala2 yang disebutkan di atas  Laboratorium Parahita yang tersebar di kota surabaya,sidoarjo,gresik,jember,banyuwangi,solo,yogyakarta,bandung,bekasi,jakarta,tangerang,makassar,malang siap melayani anda Jika anda membutuhkan pemeriksaan Albumin dan ada di kota surabaya,sidoarjo,gresik,jember,banyuwangi,solo,yogyakarta,bandung,bekasi,jakarta,tangerang,makassar,malang , Silahkan kunjungi alamat berikut

 

Kantor Pusat :

Jl. Dharmawangsa 66 Surabaya 60286

Telp. (031) 502 0552 (Hunting), 502 0081, 501 3705-6 | Fax. (031) 503 2676

 

Kantor Cabang :

 

Surabaya

Jl. Raya Mulyosari 105 – 105 A | Telp. (031) 593 4941 | Fax. (031) 591 1369

Jl. Diponegoro 161 – 163 | Telp. (031) 561 0011

Jl. Raya Darmo Permai 1/56 | Telp. (031) 7326 650 (Hunting) | Fax. (031) 732 8511

 

Sidoarjo

Ruko Plaza Sidoarjo Blok B2-3, Jl. Thamrin 2 | Telp. (031) 807 1632 – 33 | Fax. (031) 807 2274

 

Gresik

Jl. Panglima Sudirman No. 92. | Telp. (031) 398 1455 | Fax. (031) 399 1820

 

Jember

Jl. A . Yani 83 | Telp. (0331) 424 052, 426 592 | Fax. (0331) 424 051

 

Banyuwangi

Jl. Basuki Rahma t 154 – 156 Lateng | Telp. (0333) 410 099

 

Solo

Jl . Yosodipuro 4 A | Telp. (0271) 630 552, 664 400 | Fax. (0271) 639 630

 

Yogyakarta

Jl. Dr. Soetomo 41 | Telp. (0274) 520 850 | Fax. (0274) 564 121

Jl. Kaliurang Km. 6 No. 26 | Telp. (0274) 886 863, 746 1700 | Fax. (0274) 882 192

 

Bandung

Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 93 Lingkar Selatan | Telp. (022) 731 3893 – 89| Fax. (022) 721 8333

Jl. Kopo 387 | Telp. (022) 540 0815, 541 2618 | Fax. (022) 541 2642

 

Bekasi

Ruko Sun City Square Blok A No. 35 – 36, Jl. Mayor Moh. Hasibuan | Telp. (021) 8886 9002,

Fax. (021) 8886 9005, 8886 9006

 

Jakarta

Jl. Warung Buncit Raya 150 – Jakarta Selatan | Telp. (021) 794 9624 | Fax. (021) 799 2719

 

Tangerang

Ruko WTC Matahari No. 5821, Jl. Raya Serpong, BSD – Tanggerang Selatan |

Telp. (021) 538 6001 (Hunting), 538 4292 | Fax. (021) 5315 5694

 

Makassar

Jl. Gunung Latimojong No. 123 | Telp. (0411) 362 3610-6, 362 3573 | Fax. (0411) 362 3591

 

Malang

Jl. KaliurangNo. 30 | Telp. (0341) 437 6877, 437 6737

 

Share on FacebookEmail this to someoneShare on Google+Tweet about this on TwitterPrint this page
23 views

2017 © Copyright

For emergency cases        +62 31 502 0552