Waspada Dan Kenali Artritis Reumatoid (Rematik ) Sejak Dini

WASPADA DAN KENALI ARTRITIS REUMATOID (AR) SEJAK DINI DENGAN RHEUMACHECTM

Artritis Reumatoid (AR) sering  kita kenal sebagai penyakit Rematik. Artritis Reumatoid adalah gangguan autoimun yang menyerang sendi. Hal ini dapat mengakibatkan peradangan sistemik yang dapat mempengaruhi banyak jaringan dan organ. Tingkat kronisitas penyakit dapat di pengaruhi oleh faktor penyebab gangguan autoimun.

Mengapa perlu deteksi dini Artritis Reumatoid ?

Artritis Reumatoid dapat menyerang semua usia secara tiba-tiba dan sering ditandai dengan nyeri sendi. Dapat disertai dengan gejala lain seperti, demam, nafsu makan menurun,  berat badan menurun, lemah dan  kurang darah. Artritis Reumatoid dapat mengakibatkan nyeri, kemerahan, bengkak dan panas di sekitar sendi. Dalam beberapa kasus penderita Artritis Reumatoid tidak menunujukkan gejala. Pada stadium lanjut dapat mengakibatkan penderita tidak mampu beraktivitas dengan baik.

BAGAIMANA GEJALA Artritis Reumatoid ?

  • Kekakuan dan nyeri sendi terjadi pada daerah persendian di pagi hari selama 30 – 60 menit
  • Terjadi bengkak pada beberapa sendi dalam waktu yang bersamaan
  • Bengkak dan nyeri sering terjadi pada persendian tangan
  • Bengkak dan nyeri umumnya terjadi dengan pola yang simetris (nyeri / bengkaka pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh)

Apa saja faktor risiko Artritis Reumatoid ?

  1. Jenis kelamin
    Wanita memiliki risiko lebih tinggi daripada pria
  2. Usia
    Artritis Reumatoid dapat menyerang semua usia, namun lebih sering  terjadi pada rentang usia 30 – 60
  3. Riwayat Keluarga
    Apabila salah satu keluarga anda adalah penderita AR, maka anda memiliki risiko tinggi untuk terhadap penyakit Artritis Reumatoid
  4. Merokok
    Merokok dapat meningkatkan risiko Artritis Reumatoid

Berikut kriteria Artritis Reumatoid dari ACR / EULAR (American College of Rheumatology / European League Against Rheumatism ) Tahun 2010

The 2010 American College of Rheumatology/European League Against Rheumatism

classification criteria for rheumatoid arthritis

2

Target population (Who should be tested?): Patients who

1) have at least 1 joint with definite clinical synovitis (swelling)*

2) with the synovitis not better explained by another disease†

Classification criteria for RA (score-based algorithm: add score of categories A–D;

a score of ≥ 6/10 is needed for classification of a patient as having definite RA)‡

A. Joint involvements

1 large joint

2 – 10 large joints

1 – 3 small joints (with or without involvement of large joints)#

4 – 10 small joints (with or without involvement of large joints)

≥ 10 joints (at least 1 small joint)**

B. Serology (at least 1 test result is needed for classification)††

Negative RF and negative ACPA

Low-positive RF or low-positive ACPA

High-positive RF or high-positive ACPA

C. Acute-phase reactants (at least 1 test result is needed for classification)‡‡

Normal CRP and normal ESR

Abnormal CRP or abnormal ESR

D. Duration of symptoms

> 6 weeks

≥6 weeks

Skor yang di dapat dari kriteria ACR/EULAR dapat dijadikan sebagai acuan untuk diagnosis Artritis rheumatoid, sebagai contoh : keterlibatan sendi besar (sendi bahu, siku, panggul, lutut dan tumit) 2-10 sendi besar skor  1, keterlibatan sendi kecil (ruas jari , pergelangan tangan dll) 1-3 sendi skor 2 , RF atau ACPA positif rendah skor 2, gejala yang muncul lebih dari 6 minggu skor 1, Bila skor adalah ≥ 6 menunjukkan adanya Artritis Reumatoid.

Bagaimana mendeteksi Artritis Reumatoid sejak dini ?

Berdasarkan kriteria ACR/EULAR , RF (Reumatoid Faktor) dan ACPA (Anti-citrullinated protein antibodies)  merupakan pemeriksaan serologi yang direkomendasikan. Deteksi dini Artritis Reumatoid dapat dilakukan dengan salah satunya melalui pemeriksaan laboratorium RHEUMACHECTM. Pemeriksaan RHEUMACHECTM  ini dapat mendeteksi Rheumatoid Faktor (RF) dan Anti MCV (Mutated Citrullinated Vimentin).

Apa itu RF dan Anti MCV ?

  • Rheumatoid Faktor (RF) adalah antibodi yang sering digunakan untuk mendiagnosis Artrirtis Reumatoid. Kelemahan RF dapat memberikan hasil positif pada penderita autoimun lainnya. Oleh sebab itu RHEUMACHECTM menambahkan Anti MCV  sebagai pendukung pemeriksaan
  • RF.
  • Anti MCV (Mutated Citrunilated Vimentin) adalah suatu isoform antigenik baru dari vimentin yang ditemukan pada pasien Artritis Reumatoid. Dan termasuk dalam golongan ACPA. Marker alami anti-MCV merupakan pengembangan lebih lanjut dari anti-CCP. Anti MCV menunjukkan sensitivitas yang lebih tinggi dibanding  anti-CCP mauapun RF untuk diagnosis dini Artritis Reumatoid. Sensitivitas Anti-MCV berkisar antara 69-82 % dan spesifisitasnya mencapai 81-98%

Berikut Tabel Hasil Dari RF dan Anti-MCV

RHEUMACHECTM memberikan 2 hasil sekaligus yaitu RF dan Anti-MCV

3

Kapan pemeriksaan RHEUMACHECTM dapat dilakukan?

PARAHITA melayani pemeriksaan RHEUMACHECTM setiap hari kerja di cabang manapun. Pemeriksaan ini tidak membutuhkan persiapan apapun dan sample yang digunakan adalah darah.

Share on FacebookEmail this to someoneShare on Google+Tweet about this on TwitterPrint this page
421 views

2017 © Copyright

For emergency cases        +62 31 502 0552