Blog Categories

Category: Artikel

PARAHITA PEDULI MERAPI

Oleh : Dadang Winarko (Wakil Kacab PARAHITA Yogyakarta)

MISI PARAHITA Diagnostic Center adalah Kemanfaatan, Kesuksesan dan Kebahagiaan. Untuk mewujudkan salah satu Misi perusahaan yaitu Kemanfaatan dan salah satu tanggung jawab sosial terhadap sesama.

PARAHITA Diagnostic Center  melakukan kegiatan CSR dengan berperan serta meringankan penderitaan warga Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terkena dampak bencana letusan Gunung Merapi. Kegiatan ini dilakukan sejak letusan pertama yaitu pada tanggal 26 Oktober 2010.

Kegiatan yang dilakukan antara lain :

a.       Pengobatan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

b.      Pembagian  Sembako

c.       Pembagian  Keperluan Sehari-hari, seperti ; peralatan mandi dan masak serta Alas tidur

d.      Pembagian Selimut dan Baju Baru / Pantas Pakai

e.      Pembagian makanan dan susu bagi anak-anak

f.        Pembagian masker

Di dalam melakukan kegiatan pengobatan dan pemeriksaan gratis ini Parahita juga bekerjasama dengan DOKKES POLDA DIY maupun instansi yang lain.

Daerah-daerah yang diberikan bantuan meliputi:

a.       Warga Desa Giri Kerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman

b.      Warga Desa Ngumbul Banguntirto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman

c.       Barak Pengungsian Balai Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman

d.      Barak Pengungsian warga, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman

e.      Barak Pengungsian Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman

f.        Barak Pengungsian Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman

g.       Barak Pengungsian Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman

h.      Barak Pengungsian Stadion Maguwo Harjo, Kecamatan Maguwo, Kabupaten Sleman

i.         Warga Desa Gulon,  Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang

j.        Barak Pengungsian Kantor Kecamatan Prambanan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten

k.       Barak Pengungsian Manisrenggo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten

Kegiatan CSR  dalam meringankan korban bencana alam ini sebelumnya juga dilakukan di beberapa tempat antara lain Korban Lapindo Sidoarjo, Gempa Bumi Padang pada tahun 2009 dan  Gempa Bumi Yogyakarta pada tahun 2006.

 

DETEKSI lebih DINI DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) dengan NS1 ANTIGEN RAPID STRIP

Oleh : dr. Arina Ismah Afiati (dokter PARAHITA Cab. Yogyakarta)

Penyakit demam berdarah sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang serius di negara kita. Angka kejadian penyakit ini terus meningkat dari tahun ke tahun dengan angka kematian yang cukup tinggi. Demam berdarah Dengue ( DBD ) disebabkan oleh virus Dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Virus dengue termasuk dalam kelompok virus Flaviridae, dengan 4 serotype yaitu DEN-1, DEN-2, DEN -3, dan DEN -4.

Penyakit DBD sering salah didiagnosis dengan penyakit lain seperti flu atau tipus. Hal ini disebabkan karena infeksi virus dengue yang menyebabkan DBD bisa bersifat asimtomatik atau tidak jelas gejalanya. Pasien DBD sering menunjukkan gejala batuk, pilek, muntah, mual, maupun diare. Masalah bisa bertambah karena virus tersebut dapat masuk bersamaan dengan infeksi penyakit lain seperti flu atau tipus.

Gejala pada penyakit demam berdarah diawali dengan :

  1. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 °C- 40 °C)
  2. Manifestasi pendarahan, dengan bentuk : uji tourniquet positif, purpura ( bercakperdarahan di bawah kulit ), pendarahan konjungtiva, epitaksis, melena, dsb.
  3. Hepatomegali (pembesaran hati)
  4. Syok, tekanan nadi menurun menjadi 20 mmHg atau kurang, tekanan sistolik sampai 80 mmHg atau lebih rendah.
  5. Trombositopeni, pada hari ke 3 – 7 ditemukan penurunan trombosit sampai di bawah 100.000 /mmk.
  6. Hemokonsentrasi, meningkatnya nilai Hematokrit.
  7. Gejala-gejala klinik lainnya yang dapat menyertai: tidak nafsu makan, lemah, mual, muntah, sakit perut, diare, kejang dan sakit kepala.
  8. Pendarahan pada hidung dan gusi.
  9. Rasa sakit pada otot dan persendian, timbul bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.

Karena spektrum klinis penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat luas maka amat dibutuhkan adanya diagnosa laboratorium yang dapat memberikan konfirmasi secara cepat sehingga diagnosa dini dapat segera ditegakkan.

Apa manfaat deteksi dini ?

Semakin cepat dignosis ditegakkan maka penanganan dapat lebih cepat diberikan kepada pasien sehingga dapat menurunkan angka kematian.

NS1 Antigen Rapid Strip

NS1 merupakan antigen virus yang dimiliki oleh semua jenis serotype virus dengue, dapat ditemukan dalam jumlah yang tinggi saat infeksi akut, baik pada infeksi primer maupun infeksi sekunder. Dengan demikian pemeriksaan NS1 Antigen Rapid Strip dapat lebih cepat mendeteksi adanya infeksi virus dengue sejak awal timbulnya demam ( demam hari ke-1 sampai hari ke-5 ). Dari berbagai penelitian menunjukkan sensitivitas pemeriksaan ini 92,3 % dan   spesifisitas 100 % untuk mendeteksi virus dengue.